Rekening Bank Apa yang Kamu Punya di Indonesia?

Krisma Adiwibawa, S1 Psikologi, Universitas Indonesia (2015)

Bank BCA

Bank BCA - Rekening Bank Apa yang Kamu Punya di Indonesia? - Komunitas Akizaku

Bank BCA adalah bank tempat saya pertama kali membuka rekening, yaitu sebelum saya naik ke bangku SMA (sekitar tahun 2007).

Bank BCA juga merupakan “bank keluarga” karena orang tua saya sudah menggunakan layanannya sejak dulu.

Semakin ke sini saya merasa mengambil keputusan yang tepat membuka rekening di BCA karena dari sekian banyak bank di Indonesia.

Saya merasa BCA adalah yang terbaik dari segi pelayanan.

Keramahan dan keluwesan staff-nya sangat terasa.

Permasalahan apapun yang terjadi pada rekening BCA saya selalu ditangani dengan cepat.

Setelah saya membuka layanan internet banking di beberapa bank pun, saya rasa internet banking BCA masih yang terbaik dari segi kemudahan pemakaian dan keamanannya.

Pelayanan yang baik menjadi salah satu alasan saya tetap mempertahankan rekening di BCA ini.

Ujarnya

Meskipun, kata orang tua saya BCA awalnya tidak sebagus ini di tahun 1980an.

Tapi artinya BCA semakin bagus.

Semoga saya bisa menjadi nasabah prioritas supaya saya dapat layanan yang lebih baik lagi.

Alasan lainnya

BCA sudah menjadi bank yang sangat umum setidaknya di kota-kota besar yang saya sering kunjungi (baru beberapa tahun belakangan saya mengunjungi daerah-daerah terpencil, jangankan BCA terkadang BNI pun sulit ditemukan, paling hanya BRI yang kelihatan).

Menarik uang di ATM BCA jadi mudah karena tersebar banyak.

Hanya saja, sekarang sudah banyak pilihan investasi dari berbagai bank yang lebih bersaing. BCA dalam hal ini kalah.

Misalnya, belum ada deposito online.

Kalau mau punya deposito di BCA harus datang ke customer service, mengisi formulir dan sebagainya, lalu mendapat bilyet.

Di bank lain seperti Sinar Mas dan Jenius sudah ada deposito online, bahkan bunganya sangat tinggi.

Deposito di BCA menjadi kurang menarik.

Terakhir deposito saya di BCA tahun 2017 dan hanya 3% (tergantung dari lama simpanan tapi tetap kalah dari bank lain kalau saya bandingkan) bunganya.

Saat ini, rekening BCA saya gunakan untuk menyimpan sebagian uang biaya hidup bulanan saya saja.

Dan juga saya gunakan untuk membeli Surat Berharga Negara dan Obligasi seperti ORI.

Cara belinya di BCA simpel, jika kita punya internet banking BCA kita tinggal akses Surat Berharga Negara atau Obligasi yang bisa kita beli melalui BCA di sana. Tentunya setelah membuat dulu Single Investor ID dengan datang ke CS.

Bank Sinar Mas

Bank Sinar Mas - Rekening Bank Apa yang Kamu Punya di Indonesia? - Komunitas Akizaku

Rekening Bank Sinar Mas saya miliki karena perusahaan tempat saya bekerja mentransfer gaji saya ke rekening ini.

Tentu saja demikian karena perusahaan tempat saya bekerja berada di bawah naungan Sinar Mas Group.

Keuntungannya, saya tidak dikenakan biaya admin bulanan karena rekening payroll.

Setelah saya eksplorasi, saya sangat mendapat kesan Sinar Mas sedang bersaing dengan bank lainnya.

Misalnya dengan layanan internet banking yang juga bagus dan mobile banking yang lebih bagus lagi.

Melalui aplikasi Simobi (aplikasi m-banking Bank Sinar Mas), saya bisa dengan mudah membuat deposito online dengan bunga yang sangat tinggi dibandingkan bank lainnya.

Dengan uang Rp 1.000.000,- saja saya bisa membuat deposito online bulanan dengan bunga 7% per tahun sebelum dipotong pajak.

Hanya saja, deposito online di Bank Sinar Mas tidak bisa ditarik sebelum jatuh tempo.

Deposito hanya bisa ditarik di tanggal jatuh tempo dengan mengajukan permintaan sebelum tanggal jatuh tempo. Kelemahan ini dapat diatasi oleh Jenius.

Bank BNI

Bank BNI - Rekening Bank Apa yang Kamu Punya di Indonesia? - Komunitas Akizaku

Rekening di Bank BNI tadinya saya buka sebagai rekening tabungan yang terpisah dari rekening biaya hidup.

Tujuannya supaya lebih bisa menabung karena rekening terpisah. Tapi,

Saat ini, saya lebih menggunakan rekening BNI untuk saling bertransfer uang dengan adik saya yang tinggal di Korea Selatan.

Di Seoul, satu-satunya bank Indonesia yang dapat ia temukan hanya BNI. Lagi-lagi, isu kesulitan transfer ini bisa diatasi juga sekarang oleh Jenius dan bank digital serupa lainnya.

Bank BRI

Bank BRI - Rekening Bank Apa yang Kamu Punya di Indonesia? - Komunitas Akizaku

Rekening BRI saya buka atas saran ibu saya.

Beliau berpikir,

Jika saya ke daerah terpencil, maka ATM yang paling bisa saya temukan adalah ATM BRI.

Kenyataannya memang benar. Bank BRI lebih remote-area-friendly di Indonesia kita tercinta.

Tapi lagi-lagi alasan ini gugur karena dengan Jenius dan Danamon Digital saya bisa menarik uang di ATM apapun.

Bank Mandiri

Bank Mandiri - Rekening Bank Apa yang Kamu Punya di Indonesia? - Komunitas Akizaku

Bank Mandiri adalah satu-satunya bank di mana saya mendapat pengalaman terburuk.

Sehingga akhirnya saya pindahkan semua uang saya ke bank lain hanya menyisakan uang mengendap Rp 100.000,- yang entah sekarang bagaimana kabarnya.

Saya cukup jengkel dengan kelalaian mesin ATM Mandiri.

Dua kali kartu ATM saya tertelan.

Pertama kali karena ATM error atau hang (ada di layar tulisan semacam komputer eror begitu).

Mungkin juga kartunya yang error, entahlah.

Kedua kalinya tanpa alasan yang jelas juga, padahal kartu ATM-nya masih baru karena baru diganti setelah tertelan pertama kali.

Setelah saya mengganti kartu baru lagi saya putuskan untuk tidak lagi menggunakan Bank Mandiri.

Dua kali saya mengganti kartu, kedua-duanya saya diminta pula biaya penggantian kartu.

Padahal saya sangat yakin kedua-duanya bukan karena kesalahan saya.

Terdapat perbedaan informasi juga yang membuat saya bingung.

Call Center mengatakan saya tidak dibebankan biaya kartu,tapi teller di bank mengatakan saya tetap harus membayar karena peraturannya begitu.

Karena jengkel saya sudah tidak berniat mengeluarkan tenaga lagi untuk berdebat.

Akhirnya saya bayar dan tidak lagi menggunakan Bank Mandiri.

Saya juga pernah melihat seseorang datang untuk menukarkan uang.

Mungkin orang tersebut sangat sering menukarkan uang sehingga staff jengkel, saya tidak tahu.

Tapi, yang jelas saya melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana staff menolak orang itu dengan kasar dan agak berteriak.

Mungkin orang itu karyawan orang lain yang diperintah untuk menukarkan uang, saya tidak tahu.

Mungkin juga dia nasabah.

Entahlah, yang jelas saya sangat tidak setuju jika orang yang meminta layanan bank itu diperlakukan dengan kasar.

Ini sangat memberikan kesan buruk bagi saya sebagai nasabah.

Untukmembuka internet banking di Bank Mandiri juga saya mengalami kendala.

Kita hanya bisa mengakses internet banking jika layanan internet di HP kita menggunakan simcard 1.

Layanan internet saya menggunakan sim card 2 pada waktu itu.

Tidak ada solusi dari Bank Mandiri atas hal ini kecuali saya mengganti Sim Card 1 sebagai penyedia internet hp saya.

Akhirnya saya tidak jadi membuka internet banking.

Jenius dari BTPN (Jenius memang jenius)

Jenius dari BTPN - Rekening Bank Apa yang Kamu Punya di Indonesia? - Komunitas Akizaku

Jenius adalah bank digital pertama yang saya gunakan.

Tidak memberikan buku tabungan, tapi semua transaksi dan mutasi rekening saya dapat saya akses di dalam aplikasi di hp.

Tidak ada biaya mengendap dan bisa transfer ke bank lain dan tarik tunai dari atm bank apapun tanpa biaya admin.

Asalkan masih masuk dalam kuota transfer dan tarik tunai gratis.

Deposito Online di Jenius

Dalam Jenius, saya bisa membuat deposito online dua jenis:

  • Pertama, Flexi Saver dengan bunga 5% per tahun belum dipotong pajak.
  • Kedua, Maxi Saver. Maxi Saver memberi imbalan bunga 7% per tahun sebelum dipotong pajak.

Keunggulan Flexi Saver

  • Kelebihannya, Flexi Saver bisa ditarik kapan saja ke rekening tabungan kita dan bunga dihitung harian.

Keunggulan Maxi Saver

  • Walaupun ternyata, bunga Maxi Saver hanya 6.75% per tahun untuk deposito di bawah Rp 100.000.000,- ini tetap harga bersaing dibandingkan deposito lain yang serupa.
  • Maxi Saver pun dapat ditarik kapan saja dengan konsekuensi tidak mendapatkan bunga di bulan berjalan.

Jadi, kalau jatuh tempo tanggal 30 dan ditarik tanggal 25, maka bunga dari tanggal 30 yang lalu hingga tanggal 25 hari ini tidak diberikan tapi uang deposito kita bisa ditarik 100%.

Ini lebih fleksibel dari deposito online Bank Sinar Mas yang hanya bisa dicairkan di tanggal jatuh tempo.

DBS Digibank

DBS Digibank - Rekening Bank Apa yang Kamu Punya di Indonesia? - Komunitas Akizaku

Saya baru saja membuka rekening di DBS Digibank.

Lebih karena ingin mengikuti perkembangan jaman yang apa-apa sudah digital.

Toh, tidak ada dana mengendap dan biaya admin bulanannya juga.

Saat ini saya belum menggunakan rekening di DBS Digibank ini, baru punya rekeningnya saja.

Lumayan, kalau ada promo-promo dengan syarat DBS Digibank rekeningnya sudah ada.

Danamon Digital

Bank Danamon - Rekening Bank Apa yang Kamu Punya di Indonesia? - Komunitas Akizaku

Bank digital Danamon baru saya kenal beberapa hari belakangan. Ternyata Danamon juga berlomba-lomba mendigitalisasi dirinya.

Saya akhirnya membuka rekening di Danamon Digital karena ada promo.

Buka rekening dan menyimpan saldo Rp 5.000.000,- selama sebulan tanpa dikurangi dari tanggal pembukaan akan diberi reward voucher MAP Rp 50.000,- dan uang Rp 250.000,-. Toh, tidak ada biaya mengendap dan biaya admin bulanannya juga.

IpotPay

Oke, IpotPay bukanlah bank.

Ipot adalah sekuritas. Tapi,

Dengan layanan IpotPay, saya bisa menyimpan dana yang dibelikan reksadana pasar uang.

Saya baru mencobanya sih, jadi belum terlalu bisa cerita banyak.

Tapi dengan membelikan sejumlah dana yang dibelikan reksadana pasar uang, dana tersebut berkembang setiap harinya.

Berbeda dengan deposito yang baru memberikan bunga di tanggal jatuh tempo, reksadana pasar uang memberikan profit setiap hari menyesuaikan dengan perkembangan Nilai Aktiva Bersih dari reksadana tersebut.

Dan tidak ada biaya adminnya juga loh!

Jadi alih-alih uang yang saya simpan berkurang karena ada biaya-biaya admin, di sini uang saya setiap hari malah bertambah seiring pertambahan NAB reksadana itu.

Oh iya, saya tau IpotPay dari Yudhistya Ksyatria! Dan sejak Januari 2019 ini saya mulai berinvestasi di reksadana saham juga melalui sekuritas Indo Premier (ipot)!

Indolife

Oke, Indolife juga bukan bank.

Tapi, saya menyimpan sebagian tabungan saya di deposito Indolife.

– Mengapa?

Karena bunganya per tahun cukup tinggi yaitu 8% per tahun nett yang bisa dibayarkan setiap 3 bulan.

Keunggulan Indolife

Tapi, kelebihannya ada asuransi jiwa di deposito ini.

Jadi, jika saya kecelakaan dan meninggal, ahli waris saya mendapatkan klaim jiwa saya sebesar jumlah deposito saya.

Jika deposito saya di Indolife Rp 500.000.000,- maka ahli waris saya mendapatkan Rp 500.000.000,- deposito saya dan Rp 500.000.000,- dari asuransi jiwanya.

Aduh, tapi saya justru berharap itu tidak terpakai alias masih mau berumur panjang!

Kelemahan Indolife

Kelemahan terbesar deposito ini adalah tidak bisa dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo, which is satu tahun dalam kasus saya.

Jadi, uang saya bisa dibilang terkunci di sana selama setahun.

Oliver Liao, Gamer & Blogger

Saya hanya punya dua yang beratas-namakan saya pribadi.

Kebetulan dua-duanya adalah bank yang digunakan sebagai rekening gajian (payroll), yaitu BCA dan BRI.

Di dua perusahaan yang lalu menggunakan rekening BCA, untuk perusahaan yang sekarang menggunakan BRI.

Rekening BCA saya yang sekarang dimanfaatkan (daripada ditutup) sebagai rekening bisnis istri saya.

BCA memudahkan banyak transaksi karena rata-rata pelanggannya menggunakan BCA juga.

Untuk BRI, hanya sesekali digunakan untuk melakukan refund ke pelanggannya, selebihnya untuk keperluan sehari-hari yang uangnya diambil dari gaji saya.

Istri saya sendiri memiliki rekening Bank Mandiri dan BNI, kebetulan juga rekening payroll-nya di perusahaan tempat dia bekerja dulu.

Sekarang, rekening Bank Mandiri dan BNI hanya digunakan sebagai tabungan saja.

Kami suka membuat uang kami terpencar ke berbagai rekening, biar ngga kebablasan dan secara tidak sadar mendikte kami untuk hidup dari satu/dua rekening saja.

Biarlah rekening lain bertambah dan yang lain berkurang karena digunakan.

Untuk biaya admin/bulanan, tidak terlalu kami hiraukan. Yang penting cukup tahu saja, nominalnya juga tidak terlalu besar.

Walaupun waktu itu pernah membuka rekening bisnis Bank Sumsel Babel sebagai syarat penyewaan SDB, hati ini sakit ketika mengetahui biaya adminnya jauh lebih besar daripada bunga tabungannya -_-“

Website: Mastah Google All / https://mastahgoogleall.blogspot.com/

Tinggalkan komentar