16 Penyebab Malas Olahraga Anda Makin Endut Dalam 2 Bulan

Kesehatan tubuh kita menjadi hal yang sangat penting.

Jika ingin sehat maka kita harus berolahraga.

Nah, Malas berolahraga biasanya disebabkan oleh berbagai macam alasan yang kebanyakan dibuat-buat saja.

Berikut beberapa alasan yang sering digunakan orang malas berolahraga:

1. Tidak Punya Waktu

Saya: Tidak punya waktu sama sekali

Tidak punya waktu?

Kami pasti tidak mungkin,

Bahkan 5 ataupun 10 menit sehari saja Anda tidak punya waktu.

Olahraga ringan yang tidak sulit untuk kita lakukan…

Pasti kita bisa jalani aktivitas tersebut dalam waktu 10 menit.

Lakukan gerakan-gerakan olahraga sederhana selama 5 menit,

Setelah itu,

Kita terbiasa,

Dan sudah jadi kebiasaan sehari-hari berolahraga selama 5 menit…

Maka, kita bisa tingkatkan menjadi 10 menit sehari.

2. Repot Mengurus Anak

Repot Mengurus Anak

Olahraga tidak harus di tempat khusus.

Kalau anak Anda usianya sudah lebih dari 2 tahun…

Maka, Anda bisa membawanya ke lapangan RT atau RW di dekat rumah Anda…

Sekedar bermain-main dan kejar-kejaran ataupun bermain lempar dan tangkap bola bersama anak-anak tercinta..

Anak senang,

Anda juga bisa memanfaatkan waktu bermain bersama anak sekaligus berolahraga.

3. Banyak Tugas Kantor

Banyak Tugas Kantor

Kalau pekerjaan kita di kantor terlalu banyak menguras tenaga.

Maka, agar tubuh kita kembali segar,

Coba pertimbangkan untuk berolahraga sejenak minimal 5 menit.

Dengan aktivitas olahraga berdurasi 5 menit.

Maka, otot tubuh kita yang kaku setelah seharian bekerja kembali rileks.

Anda bisa melakukan gerakan-gerakan olahraga sebelum berkerja.

Cara ini bagus untuk meningkatkan stamina Anda selama bekerja.

4. Terlalu Lelah Jika Berolahraga

Terlalu Lelah Jika Berolahraga

Menurut pendapat orang yang rajin berolahraga,

Orang akan menjadi sangat lelah…

Karena ia jarang atau tidak pernah berolahraga secara teratur.

Semakin sering kita berolahraga secara rutin dan teratur…

Maka, badan kita akan terasa segar, lebih berenergi, stress hilang, dan sangat-sangat bersemangat.

5. Sedang Sakit

Orang Sedang Sakit

Jika benar-benar sakit:

  • Demam,
  • Flu berat, atau
  • Kondisi medis yang serius.

Olahraga sama sekali tidak dianjurkan.

Jika sedang flu ringan maka kita masih bisa berolahraga ringan dengan berjalan-jalan melakukan gerakan-gerakan yang tidak terlalu melelahkan.

6. Tidak Terlalu Suka Berolahraga

Tidak Terlalu Suka Berolahraga

Faktor keluarga atau lingkungan biasanya turut membentuk kebiasan seseorang,

Jika dalam keluarga kita jarang sekali ada yang berolahraga rutin.

Maka, anggota lainnya pasti sama.

Namun, jika Anda menyadari betapa pentingnya olahraga bagi kesehatan tubuh.

Maka, Anda bisa mulai menyadarkan anggota keluarga lain di rumah Anda…

Dengan cara mengirim panduan berupa artikel atau berita dengan valid yang lenkap tentang betapa pentingnya olahraga untuk jaga kesehatan tubuh kita.

7. Ingin Fitness Tapi Mahal

Ingin Fitness Tapi Mahal 

Berolahraga itu sebenarnya bukan untuk gaya-gayaan atau sekedar pamer.

Tapi, yang paling utama adalah untuk menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan badan dan pikiran kita.

Banyak jalan untuk mendapatkan manfaat dari olahraga sepanjang kita mempraktekannya.

Masalahnya bukan pada tempat atau fasilitas olahraga yang digunakan,

Tapi, kita yang akan melakukannya secara rutin.

8. Menganggap Olahraga Itu Berat

Menganggap Olahraga Itu Berat

Jangan mulai olahraga dengan mengangkat beban, mulailah dengan gerakan yang mudah.

Coba dengan berjalan selama 5 menit, atau 5 kali Push-up.

Jika itu terlalu berat, lakukan 2 menit berjalan atau 2 kali Push-up.

Mulailah dari kegiatan kecil dan tambah porsinya secara bertahap setiap kali melakukan latihan.

9. Tidak Punya Sepatu atau Baju Olahraga

Tidak Punya Sepatu atau Baju Olahraga

Ini adalah alasan yang paling mengada-ada agar tidak berolahraga.

Dengan mengenakan celana jeans sekalipun kita dapat berjalan-jalan.

Tanpa sepatu, atau cukup dengan sandal pun kita bisa berjalan-jalan, bahkan tanpa alas kaki sekalipun kita dapat berlari-lari kecil di depan rumah atau berputar satu dua blok dari rumah kita.

10. Tidak Terlihat Menarik saat Olahraga

Banyak dari kita yang dalam hatinya selalu memakai alasan ini.

Padahal tidak ada juga orang memperhatikan kita saat berolahraga.

Anda tetap bisa berolahraga di dalam rumah atau di halaman rumah yang tertutup pagar.

11. Tidak Suka Berlari

Tidak Suka Berlari

Ada seribu satu macam olahraga yang bisa kita lakukan selain berlari.

Contohnya:

  • Bersepeda,
  • Bermain-main bersama anak,
  • Bulu tangkis,
  • Lempar tangkap bola,
  • Aerobic,
  • Push-up,
  • Sit-up,
  • Angkat beban,
  • Jalan-jalan keliling di mal,
  • Naik gunung,
  • Berenang,
  • Bermain di pantai dan lainnya.

Bahwa hal itu semua adalah bentuk olahraga yang bisa kita lakukan selain berlari.

12. Cuaca Kurang Mendukung 

Cuaca yang tidak mendukung seperti hujan membuat orang malas-malasan untuk berolahraga,

Pada situasi cuaca yang kurang bersahabat seperti itu lebih enak jika bermalas-malasan.

Tapi, sebenarnya kita masih bisa melakukan olahraga di dalam ruangan dan tidak perlu keluar rumah.

13. Tidak Punya Motivasi

Motivasi itu harusnya datang dari diri sendiri bukan dari lingkungan atau situasi.

Carilah motivasi dari berbagai macam sumber yang bisa menggerakkan Anda untuk berolahraga.

Cerita teman yang meninggal di usia 38 tahun karena terkena stroke menjadi motivasi yang paling menggerakan untuk segera berolahraga.

14. Tidak Mencari Teman untuk Menemani Berolahraga

Sudah banyak yang menyatakan,

Bahwa olahraga akan terasa lebih menyenangkan dan termovitasi.

Bila ada teman kita yang juga komitmen sama seperti kita.

Maka, carilah teman yang dapat menjadi partner dalam berolahraga.

15. Tidak Melakukan Berolahraga Lebih Pagi

Seringkali jika Anda memutuskan untuk berolahraga sore hari setelah bekerja.

Akan mengurangi waktu berkumpul bersama keluarga.

Maka, ada baiknya Anda melakukan olahraga di pagi hari.

Selain itu, olahraga di pagi hari dipercaya akan menambah energi sepanjang hari.

16. Rutinitas Olahraga Tidak Sebagai Berprioritas Utama

Tidak ada kata negosiasi meskipun sesibuk apapun Anda.

Ada baiknya lingkungan keluarga, teman, dan orang terdekat.

Linkungan sekitar kita ikut mendukung niat baik ini.

Sehingga mereka tidak akan “mengganggu” jadwal latihan Anda.

Beberapa Motivasi untuk Kembali Semangat Berolahraga

Dilansir dari Bola.com,

Beberapa kata-kata motivasi untuk kita tetap rajin berolahraga dan menjaga hidup sehat.

Sebagai berikut:

  1. Olahraga harus dianggap sebagai penghargaan terhadap hati.
  2. Jadikan sehat sebagai tujuan olahraga, jangan jadikan gaya-gayaan.
  3. Berolahraga akan memberikanmu energi dan membuatmu jadi lebih produktif.
  4. Jika olahraga paling mudah adalah lari, maka ibadah paling mudah adalah zikir.
  5. Jika kau tidak menyediakan waktu untuk berolahraga, kau mungkin harus menyediakan waktu untuk sakit.
  6. Lebih baik mencegah penyakit dengan olahraga daripada mengobati penyakit itu sendiri.
  7. Olahraga memiliki kekuatan menyatukan perbedaan dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh hal yang lainnya.

Khasiat yang Dirasakan Selama Rutin Berolahraga

Dilansir dari Health Line & Kompas.com,

Nah, buat Anda yang merasa malas banget untuk berolahraga di rumah maupun kantor.

Kenyataan, manfaat yang dirasakan untuk diri Anda sendiri, bukan orang lain, betul?

Berikut beberapa manfaatnya:

1. Membuat Anda Merasa Lebih Bahagia

Olahraga dapat meningkatkan suasana hati Anda dan mengurangi perasaan depresi, kecemasan, serta stres.

Ini menghasilkan perubahan di bagian otak yang mengatur stres dan kecemasan.

Ini juga dapat meningkatkan sensitivitas otak untuk hormon serotonin dan norepinefrin, yang menghilangkan perasaan depresi.

Selain itu, olahraga dapat meningkatkan produksi endorfin,

Yang diketahui membantu menghasilkan perasaan positif dan mengurangi persepsi nyeri.

Selain itu, olahraga telah terbukti mengurangi gejala pada orang yang menderita kecemasan.

Hal ini dapat membantu mereka lebih sadar akan kondisi mental mereka dan mempraktikkan gangguan dari ketakutan.

Menariknya,

Tidak masalah seberapa kuat olahraga Anda.

Suasana hati dapat memperoleh manfaat dari olahraga, tidak peduli intensitas aktivitas fisiknya.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan

Beberapa penelitian menunjukkan,

Bahwa gaya hidup yang tidak aktif adalah faktor utama dalam penambahan berat badan dan obesitas.

Untuk memahami pengaruh olahraga terhadap penurunan berat badan,

Penting untuk memahami hubungan antara olahraga dan pengeluaran energi.

Tubuh Anda menghabiskan energi dalam tiga cara, yakni:

  • Mencerna makanan,
  • Berolahraga, dan
  • Mempertahankan fungsi tubuh seperti detak jantung dan pernapasan.

Saat berdiet, pengurangan asupan kalori akan menurunkan tingkat metabolisme Anda, yang akan menunda penurunan berat badan.

Sebaliknya, olahraga yang teratur terbukti meningkatkan laju metabolisme Anda, yang akan membakar lebih banyak kalori dan membantu menurunkan berat badan.

3. Baik untuk otot dan tulang

Olahraga memainkan peran penting dalam membangun dan mempertahankan kekuatan otot dan tulang.

Aktivitas fisik seperti angkat beban dapat merangsang pembentukan otot, ketika dipasangkan dengan asupan protein yang memadai.

Hal ini karena olahraga membantu melepaskan hormon yang meningkatkan kemampuan otot Anda untuk menyerap asam amino.

Seiring bertambahnya usia, manusia cenderung kehilangan massa dan fungsi otot, yang dapat menyebabkan cedera dan cacat.

Berlatih aktivitas fisik secara teratur sangat penting untuk mengurangi kehilangan otot dan mempertahankan kekuatan seiring bertambahnya usia.

Olahraga dapat membantu membangun kepadatan tulang ketika Anda muda, selain membantu mencegah osteoporosis di kemudian hari.

Selain itu, penelitian telah menunjukkan menggabungkan latihan aerobik dengan latihan resistensi (angkat beban) dapat memaksimalkan penurunan lemak dan pemeliharaan massa otot, yang sangat penting untuk menjaga berat badan.

4. Dapat meningkatkan tingkat energi

Olahraga dapat menjadi penambah energi bagi orang sehat,

Serta mereka yang menderita berbagai kondisi medis.

Sebuah studi menemukan,

6 minggu berolahraga secara teratur mengurangi rasa lelah bagi 36 orang sehat yang telah melaporkan sering merasakan kelelahan.

Selain itu, olahraga dapat secara signifikan meningkatkan tingkat energi bagi orang yang menderita sindrom kelelahan kronis (Chronic Fatigue Syndrome) dan penyakit serius lainnya.

Tak hanya itu, olahraga tampaknya lebih efektif dalam memerangi CFS daripada perawatan lain, termasuk terapi pasif seperti relaksasi dan peregangan atau tidak ada perawatan sama sekali.

Selain itu, olahraga telah terbukti meningkatkan tingkat energi pada orang yang menderita penyakit progresif, seperti kanker, HIV/AIDS dan sklerosis ganda.

5. Dapat mengurangi risiko penyakit kronis

Kurangnya aktivitas fisik secara teratur adalah penyebab utama penyakit kronis.

Olahraga teratur telah terbukti meningkatkan sensitivitas insulin, kebugaran kardiovaskular dan komposisi tubuh, namun menurunkan tekanan darah dan kadar lemak darah.

Sebaliknya, kurang olahraga teratur, bahkan dalam jangka pendek, dapat menyebabkan peningkatan lemak perut yang signifikan.

Adapun hal itu dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kematian dini.

Oleh karena itu, aktivitas fisik harian dianjurkan untuk mengurangi lemak perut dan mengurangi resiko terserang penyakit ini.

6. Menjaga kesehatan kulit

Kulit Anda dapat dipengaruhi oleh jumlah stres oksidatif dalam tubuh Anda.

Stres oksidatif terjadi ketika pertahanan antioksidan tubuh tidak dapat sepenuhnya memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas pada sel.

Hal ini dapat merusak struktur internal mereka dan merusak kulit Anda.

Meskipun aktivitas fisik yang intens dan melelahkan dapat berkontribusi terhadap kerusakan oksidatif, olahraga moderat secara teratur dapat meningkatkan produksi antioksidan alami tubuh Anda, yang membantu melindungi sel kulit.

Dengan cara yang sama, olahraga dapat merangsang aliran darah dan menginduksi adaptasi sel kulit yang dapat membantu menunda penampilan penuaan kulit.

7. Menjaga kesehatan Tubuh dan memori otak

Olahraga teratur dapat meningkatkan fungsi otak dan melindungi daya ingat dan keterampilan berpikir.

Olahraga juga dapat meningkatkan denyut jantung, yang memicu aliran darah dan oksigen ke otak Anda.

Ini juga dapat merangsang produksi hormon yang dapat meningkatkan pertumbuhan sel-sel otak.

Selain itu, pencegahan penyakit kronis yang di dapatkan lewat olahraga juga bermanfaat bagi otak Anda, karena fungsinya dapat dipengaruhi oleh penyakit kronis tersebut.

Olahraga telah terbukti menyebabkan hippocampus, bagian dari otak yang vital untuk daya ingat dan pembelajaran, tumbuh.

Ini berfungsi untuk meningkatkan fungsi mental pada orang dewasa. Kemudian, olahraga telah terbukti mengurangi perubahan pada otak yang dapat menyebabkan penyakit alzheimer dan skizofrenia.

8. Dapat membantu relaksasi dan kualitas tidur

Olahraga yang teratur dapat membantu Anda rileks dan tidur lebih baik atau nyenyak.

Dalam hal kualitas tidur, penipisan energi yang terjadi selama latihan merangsang proses penyembuhan selama tidur.

Selain itu, peningkatan suhu tubuh yang terjadi selama latihan dianggap meningkatkan kualitas tidur dengan membantu menurunkannya selama tidur.

Banyak penelitian tentang efek olahraga pada tidur telah mencapai kesimpulan yang sama.

Sebuah studi menemukan 150 menit aktivitas intensitas tingkat sedang hingga tinggi per minggu dapat meningkatkan kualitas tidur hingga 65 persen.

Yang lain menunjukkan beraktivitas fisik selama 16 minggu meningkatkan kualitas tidur dan membantu 17 orang penderita insomnia untuk tidur lebih lama dan lebih dalam daripada kelompok kontrol.

Akibatnya, membantu mereka merasa lebih bersemangat di siang hari.

Terlebih lagi, melakukan olahraga yang teratur juga bermanfaat bagi para lansia, yang cenderung terpengaruh oleh gangguan tidur. Anda bisa fleksibel dengan jenis latihan yang Anda pilih.

Latihan aerobik saja atau latihan aerobik yang dikombinasikan dengan latihan resistensi sama-sama dapat membantu kualitas tidur.

9. Dapat mengurangi rasa sakit

Nyeri kronis dapat melemahkan, tetapi olahraga sebenarnya dapat membantu menguranginya.

Selama bertahun-tahun, rekomendasi untuk mengobati nyeri kronis adalah istirahat dan mengurangi aktivitas.

Namun, penelitian terbaru menunjukkan olahraga membantu menghilangkan rasa sakit kronis.

Sebuah tinjauan dari beberapa studi menunjukkan olahraga membantu peserta mengatasi nyeri kronis, mengurangi rasa sakit, dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa olahraga juga dapat membantu mengendalikan rasa sakit yang terkait dengan berbagai kondisi kesehatan, termasuk nyeri punggung bawah yang kronis, fibromyalgia, dan kelainan bahu jaringan lunak yang kronis.

Selain itu, aktivitas fisik juga dapat meningkatkan toleransi nyeri dan menurunkan persepsi nyeri.

10. Kehidupan seks lebih baik

Olahraga telah terbukti meningkatkan gairah seks.

Melakukan olahraga yang teratur dapat memperkuat sistem kardiovaskular, meningkatkan sirkulasi darah, mengencangkan otot, dan meningkatkan fleksibilitas.

Itu semua dapat meningkatkan kualitas kehidupan seks Anda.

Aktivitas fisik dapat meningkatkan kinerja seksual dan kenikmatan seksual, serta meningkatkan frekuensi aktivitas seksual.

Sekelompok wanita berusia 40-an mengamati bahwa mereka mengalami orgasme lebih sering ketika mereka menjalani latihan olahraga berat, seperti lari cepat, dan latihan beban.

Selain itu, di antara 178 pria sehat, pria yang melaporkan lebih banyak jam olahraga per minggu memiliki skor fungsi seksual yang lebih tinggi.

Sebuah studi menemukan rutinitas sederhana berjalan enam menit di sekitar rumah membantu 41 pria mengurangi gejala disfungsi ereksi mereka sebesar 71 persen.

Reference:

Tinggalkan komentar