Evermos: Startup Social Commerce Produk Muslim

Biasanya platform jual beli online khusunya kebutuhan produk muslim hanya fokus menjual produk ke konsumen.

Padahal pelaku usaha ingin ada dua fungsi sekaligus, yakni:

  • Sebagai sarana menjual produk ke konsumen,
  • Sekaligus menggandeng reseller yang bisa mendapat komisi dari hasil penjualan barang mereka ke konsumen.

Konsep inilah yang coba ditawarkan Evermos. Startup bidang social commerce yang mengkhususkan diri di ranah produk muslim.

Meski baru berjalan November 2018, Evermos sudah menggandeng label muslim lokal dan para UMKM.

Sebut saja ada:

  • Zoya,
  • Rabbani,
  • Elbina di produk fesyen,
  • Syaamil, dan
  • Corodoba untuk Al Quran.

Iqbal Muslimin, Chief Executive Office (CEO) Evermos mengatakan,

Saat ini, pihaknya sudah menggandeng lebih dari 170 pemasok dari label lokal dan UMKM. Selain itu juga sudah  punya 20.000 reseller atau penjual yang bergabung ke dalam social e-commerce ala Evermos.

Meski menjual produk dan layanan muslim, siapa pun bisa bergabung menjadi penjual untuk menjadi bisnis sampingan.

Syaratnya cukup mendaftar dengan biaya Rp 300.000.

Biaya tersebut menjadi salah satu pemasukan bagi Evermos.

“Reseller yang bisa menjual produk akan mendapat komisi penjualan rata-rata 20% dari vendor supplier,”

Iqbal Muslimin, Chief Executive Office (CEO) Evermos

Iqbal memastikan, pihaknya bakal membimbing para reseller untuk bisa mendapatkan hasil yang optimal.

“Penjual (reseller) akan mendapat website pribadi supaya bisa menampilkan produk dan cara menjualnya di platform,”

Kata CEO Evermos

Evermos baru saja mendapat dana seri A senilai Rp 115 miliar yang dipimpin Jungle Ventures, dan melibatkan Shunwei Capital dan Alpha JWC Ventures.    

Tinggalkan komentar