Beras Merah Vs Berat Putih

Kita sudah sangat familiar dengan beras.

Di dunia ini banyak sekali jenis beras merah (angkak) yang dapat kita temukan.

Suatu negara memiliki ciri khas nama lain dari beras.

Walaupun esensinya sama, yakni beras sebagaian makanan pokok.

Beras banyak diminati oleh masyarakat karena manfaatnya serta enaknya ketika dihidangkan di meja makan beserta keluarga dan teman dekat.

Jenis-jenis Beras

Ada banyak sekali varietas padi yang dibididayakan diseluruh dunia, beras ketan, beras di negara indonesia dapat dijumpai beberapa jenis beras yakni:

  • Ketan hitam,
  • Beras merah,
  • Beras cokelat,
  • Beras putih,
  • Rajalele,
  • Padi gogo,
  • Jasmin, dan lain sebagainya.

Proses Pembentukan Beras

Beras juga ada dalam berbagai warna, dan seringkali tergantung dari bagaimana padi diproses atau giling.

Proses penggilingan ini tidak hanya mempengaruhi warna, tetapi juga rasa, dan yang lebih penting lagi adalah kandungan gizi.

Setiap individu yang sadar akan kesehatan atau yang “berkebutuhan kesehatan khusus”, seringkali dianjurkan untuk mengkonsumsi jenis beras yang berwarna, daripada yang lebih populer: nasi putih.

Jenis Beras yang Paling Umum

Ada dua jenis beras yang paling umum sebagai makanan pokok:

  • Beras putih,
  • Beras cokelat(seringkali juga disebut beras merah),
  • Beras merah.

Namun, beras yang berwarna merah/cokelat dikatakan yang paling tinggi manfaatnya bagi kesehatan, daripada beras warna putih.

Kelebihan dan kekurangan Beras Merah

Beras Merah adalah beras yang ketika kulit luarnya(sekam) sudah dikupas,akan meninggalkan biji yang memiliki lapisan (bekatul) yang berwarna kemerahan.

Dan ketika dimakan memberikan sedikit rasa apek dan lebih gemuk, juga lebih cepat mengenyangkan dan memberikan efek kenyang lebih lama daripada beras putih.

Keunggulan beras merah daripada beras putih adalah, mengandung serat sekitar 14% dari total kebutuhan serat harian kita.

Serat sangat dibutuhkan oleh kesehatan kita, terutama untuk mengurangi:

  • Kolesterol,
  • Menjaga tingkat gula darah,
  • Mencegah kanker,
  • Mencegah sembelit.

Kandungan Beras Merah

Beras merah juga mengandung mineral, yaitu:

  • Mangan,
  • Selenium,
  • Magnesium,
  • Zat besi,
  • Vitamin B,
  • Protein.

Varian lain dari beras merah ada yang benar-benar berwarna merah mulai dari sekam sampai butiran bijinya, merupakan produksi yang ditawarkan oleh produsen China dan Jepang.

Manfaat Beras Merah

Jenis beras merah yang ini seringkali dianjurkan dikonsumsi untuk:

  • Diet,l
  • Menurunkan berat badan,
  • Mengurangi kolesterol,
  • Gangguan pencernaan,
  • Masalah peredaran darah.

Sama dengan jenis beras merah lain, varian ini juga mengandung mineral, zat besi, vitamin B1, namun masih ditambah dengan antosianin yang berasal dari warna merah.

Antosianin adalah zat antioksidan yang bermanfaat melindungi kesehatan dari berbagai penyakit kronis.

Budidaya Beras Merah

Beras merah paling banyak dibudidayakan di Benua Asia, namun sayangnya produksinya lebih rendah.

Sehingga harganya lebih mahal dan lebih sulit didapat.

Selain itu, beras merah juga lebih cepat rusak, atau tidak memiliki ketahanan simpan yang tinggi seperti halnya beras putih.

Nasi dari beras merah rasanya kurang enak dan lebih kasar jika dimakan daripada nasi dari beras putih.

Beras putih adalah sebutan untuk beras yang ketika kulit luarnya di kupas, akan meninggalkan butiran beras yang berwarna putih.

Beras putih umumnya digiling dan diproses, menghilangkan seluruh lapisannya (sekam dan bekatul).

Sehingga menampilkan warna yang putih jernih atau mengkilap. 

Beras putih adalah jenis makanan utama yang dikonsumsi oleh seluruh penduduk di dunia.

Hal ini mungkin karena beras putih lebih:

  • Mudah didapat,
  • Harga murah,
  • Nasinya lebih lembut,
  • Lebih enak dimakan daripada beras merah.

Nasi dari beras putih juga cocok bagi orang yang bermasalah dengan pencernaan.

Namun sayangnya, beras putih tidak memiliki lapisan bagian dalam, sehingga tidak banyak mengandung vitamin, mineral dan serat seperti halnya beras coklat atau beras merah.

Nasi putih hanya menyediakan banyak energi bagi tubuh kita yang berasal dari pati yang berisi karbohidrat.

Studi Penelitian

Menurut penelitian, pemakan terbesar nasi putih lebih cenderung memiliki keluarga dengan riwayat diabetes.

FungsiBeras PutihBeras Merah
PenyimpananUmur simpan lebih lamaUmur simpan lebih pendek
LapisanSeluruh isinya = pati (Tidak ada lapisan)Dilapisi oleh lapisan berwarna cokelat
NutrisiKetika menjadi beras, nutrisinya hilangTetap memiliki nutrisi, yaitu terdapat pada lapisan yang berwarna cokelat
Daya CernaLebih cepat dicerna, cocok bagi yang bermasalah dengan pencernaanLebih lama dicerna sehingga kurang cocok dengan orang dengan usus sensitif
KolesterolTidak menurunkan kolesterolMenurunkan kolesterol
SeratTidak mengandung serat, sehingga butuh makan lebih banyak agar kenyangMengandung serat, sehingga lebih lama mengenyangkan walaupun lebih sedikit
LemakTidak mengandung lemakMengandung lemak
WaktuMemasak lebih cepat dimasak sehingga membutuhkan air lebih sedikitLebih lama dimasak dan membutuhkan lebih banyak air

Baca juga: 3+ Daftar Harga Beras di Indomaret di Indonesia.

Tinggalkan komentar